«

»

Apr 05

MAN 1 Grobogan Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

DSC_2568-min

MAN 1 Grobogan Online – Jum’at pagi (5/4) seluruh siswa MAN 1 Grobogan berkumpul di masjid Ki Abdur Rahman MAN 1 Grobogan guna mengikuti kegiatan pengajian dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H. Hadir pada acara tersebut kepala madrasah, para guru dan pegawai serta seluruh siswa dan siswi serta mengundang Bapak KH. Rohib Sumowijo pengasuh Ponpes Al Madinah Kradenan untuk memberikan mauidhoh hasanah.

Peringatan yang diprakarsai pengurus OSIS tersebut dilaksanakan di jeda waktu pelaksanaan UNBK bagi kelas XII yang masih menyisakan satu hari Senin (8/4) bertujuan mengingatkan sebuah peristiwa yang sangat penting bagi kaum muslim, dimana peristiwa tersebut merupakan tonggak pelaksanaan shalat lima waktu bagi umat islam. Demikain kata Ketua OSIS Thoif saat memberikan sambutan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kita semua pada suatu peristiwa yang sangat penting bagi kita kaum muslim, dimana dari peristiwa ini kita diwajibkan sholat lima kali dalam sehari” ucap Thoif.

Kepala MAN 1 Grobogan, Suprapto saat memberikan sambutan mengatakan sebagai manusia yang mukmin, harus dapat berperilaku yang baik, kemdian Prapto menjelaskan, bahwa di dalam diri manusia ada sebuah daging, dimana daging tersebut bila baik, maka akan menghasilkan perilaku yang baik, sebaliknya bila daging tersebut buruk, maka akan mengantarkan pada perilaku yang buruk pula, daging tersebut adalah hati atau qolbun.

“Dalam tubuh kita ada sebuah segumpal daging, bila daging itu baik, maka perilaku kita akan baik, dan sebaliknya bila daging tersebut buruk, maka perilaku kita akan buruk pula. Daging itu adalah hati” jelas Prapto.

DSC_2560-min

K Rohib pada uraian hikmah Isra’ Mi’raj menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW dalam keadaan sedih yang mendalam setelah ditinggal Siti Khadijah istri tercinta dan Abu Tholib pamannya yang kedua membela dan mendukung perjuangan Nabi, kemudian Nabi dihibur oleh Allah dengan jalan-jalanyang dalam istilah zaman now diajak “berwisata” yang pada waktu itu dikenal dengan ‘aamul azmi.

“Setelah Nabi ditinggal istri dan pamannya, dengan rasa sedih yang mendalam, Allah kemudian mengajak Nabi berwisata dalam istilah zaman now” Terang Kyai Rohib.

Selanjutnya Kyai Rohib mengajak para hadirin untuk menjaga shalat wajib lima kali dalam sehari, dalam keadaan apapun dan dimanapun, karena shalat merupakan ibadah yang tidak boleh ditinggalkan.

“Mari kita jaga sholat kita, karena sholat satu ibadah yang tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apapun dan dimanapun” Ajak Kyai Rohib.

Dengann gaya khasnya, agar tidak monoton dan membosankan Kyai Rohib sering menyelingi dengan humor segar dan mengajak sholawat bersama-sama.(mh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>